KUNJUNGAN PRODI TEKNIK GEOFISIKA KE BMKG:  Foto bersama seusai pemaparan mengeneai InaTews dan Simulasi Gempa

Edukasi Mahasiswa Tentang Kebencanaan, Program Studi Teknik Geofisika Universitas Pertamina Lakukan Kunjungan Ke BMKG Pusat

Jakarta – Sebagai negara yang berada di pertemuan tiga lempeng besar yaitu Lempeng Eurasia, Pasifik, dan Hindia, menjadikan Indonesia terkena rawan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, tanah longsor, hingga gunung meletus. Dengan tingkat kerentanan bencana alam yang cukup tinggi tersebut menjadikan seluruh masyarakat harus meningkatkan kesiapsiagaan dan menjadikan tanggap bencana sebagai suatu budaya. Guna meningkatkan edukasi masyarakat khususnya mahasiswa, pada hari Jumat, 23 Februari 2018, Program Studi Teknik Geofisika Universitas Pertamina mengadakan kunjungan ke Badan Meteorologi,  Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat yang terletak di Kemayoran, Jakarta Utara.

Kunjungan yang dilakukan untuk menunjang perkuliahan Seismologi untuk mahasiswa angkatan 2016/2017 ini dilakukan untuk mengenalkan mahasiswa pada Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS). Tsunami Warning System merupakan sebuah program yang diciptakan untuk medeteksi apakah suatu gempa bumi akan mengakibatkan terjadinya tsunami atau tidak, sehingga pemerintah melalui BMKG dapat menginformasikan ke masyarakat Indonesia untuk tetap siaga akan dampak lain dari bencana alam yang terjadi sebagai contoh gempa bumi.­­ Pembekalan materi yang disampaikan oleh Daryono selaku Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini dan Imam Fathurochman selaku pegawai di Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini BMKG Pusat menjadikan mahasiswa dapat melihat langsung alat yang digunakan BMKG untuk mengetahui lokasi, besaran dalam Skala Richter dan pusat gempa bumi yang terjadi di Indonesia maupun Mancanegara. “Selain mendapatkan pengetahuan mengenai Tsunami Warning System dan sejumlah mahasiswa juga dapat merasakan simulasi gempa bumi,” ujar Imam.

Salah satu kegiatan yang dirasa cukup efektif dalam mengedukasi masyarakat mengenai tanggap bencana khususnya pelajar atau mahasiswa adalah dengan mengunjungi instansi atau perusahaan yang memiliki korelasi dengan kebencanaan seperti yang dilakukan oleh Program Studi Teknik Geofisika Universitas Pertamina. “Kunjungan Mahasiswa Program Studi Teknik Geofisika ke BMKG dapat menambah wawasan kami tentang geofisika, karena mahasiswa terkadang lebih paham jika terjun langsung ke lapangan dan mempraktekannya secara langsung. Semoga kegiatan ini dapat menjadi kegiatan rutin program studi agar mahasiswa lebih memahami langsung teknologi yang ada saat ini” ujar Laurensius Calvin Christianto selaku ketua himpunan Teknik Geofisika Universitas Pertamina. (Humas UP)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *