332A4398

Indonesia Economic Review 2017: Stabilitas Ekonomi Moneter dan Fiskal

Jakarta – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi Universitas Pertamina menyelenggarakan seminar Indonesia Economic Review (IER) 2017.  Seminar yang bertajuk “Strategies for Developing Indonesia Economic Stabiliy” ini digelar pada Senin (12/12/2017) di Gedung Persatuan Wanita Patra Simprug, Universitas Pertamina.

Seminar yang terbagi dalam tiga cluster ini membahas tentang sisi ekonomi lingkungan, moneter dan fiskal. Kepala Departemen Pengembangan kebijakan Strategis OJK Rendra Zairuddin Idris dan Andry Asmoro, S.E, M.A (Senior Economist of PT Bank Mandiri) menjadi narasumber pada cluster II dengan bahasan sisi ekonomi moneter yang dipandu oleh moderator Nursechafia, S.E.,M.Ec (Dosen Ekonomi Universitas Pertamina).

Dalam sambutannya Rendra Zairudin Idris memaparkan master plan sektor jasa keuangan Indonesia 2015-2019 diantaranya; mngoptimalkan peran SJK (sektor jasa keuangan) dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, menjaga stabilitas sistem keuangan sebagai landasan bagi pembangunan yang berkelanjutan, mewujudkan kemandirian finansial masyarakat serta mendukung upaya peningkatan pemerataan dalam pembangunan.

Cluster III yang mengupas tentang sisi ekonomi fiskal dengan narasumber Hidayat Amir, Ph.D (Plt Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dan Berly Martawardaya, M.Sc (Direktur Program INDEF) dengan moderator Rico Ricardo, S.E., M.A.

Hidayat Amir, Ph.D dalam paparannya membahas tentang perkembangan perekonomian dan arah fiskal untuk pertumbuhan yang berkeadilan. “Dalam 3 tahun terakhir keberlanjutan fiskal masih terjaga yang ditandai defisit dan rasio utang terkendali dan negatif keseimbangan primer menurun, kedepan diharapkan pengelolaan fiskal semakin sehat”, ujar Plt Kepala Pusat Kebijakan APBN.

Dikesempatan yang sama Rico Ricardo, S.E., M.A dalam materinya mengkritisi kebijakan fiskal serta peran APBN dalam stabilisasi, alokasi, dan distribusi. “Riset saya: APBD tidak berdampak pada pertumbuhan bahkan tingkatkan kesenjangan, kurangi anggaran rapat dan koordinasi merupakan bagian langkah optimalisasi fiskal”, ujar Direktur Program INDEF dan ekonom Universitas Indonesia.

Diakhir acara seminar ditutup dengan penyerahan plakat kepada para narasumber oleh Budi Soetjipto, Ph.D (Wakil Rektor III Bidang Penelitian) dan pemberian hadiah lomba karya ilmiah, photo story dan info grafis oleh Akbar Nikmatullah Dachlan, M.Sc (Ka. Prodi Ilmu Ekonomi) dan Rizki Wiratama Nugraha selaku Ketua Panitia IER 2017. (NA)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *