332A0919

Belajar Menjadi Diplomat di Mata Kuliah Diplomasi dan Negosiasi

Jakarta – Program Studi Hubungan Internasional menggelar kuliah umum bersama diplomat Indonesia yaitu Nara Rakhmatia. Namanya sempat mencuat di media lewat pemberitaan dalam dan luar negeri saat sidang PBB di New York. Nara berhasil membungkam tudingan dari sejumlah kepala negara di Kepulauan Pasifik terkait kondisi HAM di Papua dan Papua Barat.

Kecakapan Nara dalam membela tanah air ini turut Ia tularkan kepada mahasiswa/i Hubungan Internasional Universitas Pertamina pada hari Jumat, 17 November 2017. Nara datang sebagai dosen tamu di mata kuliah Diplomasi dan Negosiasi. Dalam kesempatannya Nara mengatakan bahwa dunia diplomasi bukan hanya soal mempertahankan keinginan negara untuk diakomodir dalam rapat. Namun yang terpenting adalah bagaimana tercapainya suatu konsensus, “ Tidak hanya terpaku bahwa negara saya harus dapat ini dan kamu harus dapat itu. Karena yang terpenting adalah bagaimana dunia diplomasi mencapai suatu konsensus. Bisa aja saya setuju dengan hal tersebut karena saya suka Anda, suka ide Anda walaupun tidak mengakomodir kepentingan negara saya,” imbuhnya. Sehingga Nara mengingatkan sangat penting bagi para diplomat untuk menjalin keakraban dengan diplomat lain pada suatu acara informal agar terciptanya chemistry saat sidang.

Di akhir acara, Nara memberikan tips dan trik bagi mahasiswa yang bercita-cita menjadi Diplomat Indonesia. Pertama mahasiswa diminta untuk memahami Indonesia sedalam mungkin, kenali negara-negara tetangga  dan negara counterparts.  Selain itu mahasiswa juga harus memahami isu-isu internasional, mampu menganalisa dan mengerti dalam sistem pengambilan keputusan. Dari keselurahan tips tersebut, Nara berpesan bahwa hal terpenting dalam menjadi seorang diplomat adalah keberanian dalam menyuarakan kebenaran.

Kuliah umum yang bertempat di Auditorium Universitas Pertamina ini mengundang antusiasme yang sangat tinggi dari para Mahasiswa/i Hubungan Internasional. Harapannnya dengan acara ini dapat mencetak para calon diplomat energi yang siap membela kepentingan nasional di kancah Internasional. (RA)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *