Berbagi semangat kewirausahaan pada generasi muda, Sandiaga Uno kunjungi Universitas Pertamina

Jakarta – Suatu kehormatan bagi Universitas Pertamina karena pada hari Selasa 6 Juni 2017, Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Periode 2017 – 2022, Sandiaga Salahuddin Uno bertamu ke Universitas Pertamina dan membagikan pengalamannya sebagai seorang wirausahawan, dalam kegiatan UPbringing: Membangun Semangat Kewirausahaan pada Generasi Muda.

Dalam sharing session tersebut, Sandi menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena kenaikan harga bahan pangan di Indonesia menjelang Ramadhan. Menurut Bang Sandi, hal tersebut sangat ironis, mengingat 70% wilayah Indonesia merupakan lahan pertanian. Sebagai negara maritim dengan segala kekayaan laut yang dimiliki, Indonesia masih mengimpor ikan dan garam.  Bahkan, meski telah digadang-gadang sebagai salah satu negara dengan potensi geothermal terbesar, Indonesia masih mengalami krisis energi.

Disadari atau tidak, kekayaan alam yang melimpah ini nyatanya kurang dapat dikelola dengan baik. Minimya ide kreatif dan inovatif menjadikan Indonesia dianggap kekurangan entepreneur. Walhasil, Indonesia harus terus memperbaiki untuk dapat mandiri dari segi usaha. Jika menelisik pada kelompok usia produktif yang mendominasi jumlah penduduk Indonesia, generasi muda yang memutuskan utk menjadi entepreneur di Indonesia dibawah 5% dan persentase ini jauh dari negara tetangga.

Bagi seorang milenial yang memiliki karakteristik berganti pekerjaan, menjadi seorang wirausaha muda harus dipikirkan matang-matang. Sandi memulainya dengan menghimbau para generasi muda untuk dapat memperluas jaringan dan wawasan. Kemudian pelajari langkah-langkah membangun bisnis:
1. Tuangkan passionmu pada ide bisnis
2. Cari teman untuk menjadi partner bisnis
3. Cari mentor untuk mendapatkan saran
4. Buat business plan
5. Uji coba ide bisnis

Ke depan pemerintah juga akan merumuskan kebijakan yang mendukung para sivitas akademik dan masyarakat agar terus berkontribusi dalam mengembangkan produk hingga inovasi bagi masyarakat. Menurut Sandi, para pemula yang bergabung di dunia usaha harus diberikan sebuah reward- jika mereka mencoba suatu inovasi, maka mereka mendapat “safety cushion.” Sehingga mereka yang mencoba pun tidak takut untuk rugi atau gagal karena para entepreneur pemula dapat terus mencoba dan merasa dihargai atas setiap usaha yang telah dilakukan. Stimulus seperti inilah yang dibutuhkan pemula agar tetap terus maju. Ekosistem seperti ini yang sangat ingin diciptakan oleh Sandi.

Bagi Sandi, usaha itu harus dimulai dari hal yg paling kecil “Start small, think big.” Di awal usahanya, Sandi bercerita bahwa beliau memulai usaha dengan 3 karyawan, beliau tidak pernah terpikir jumlah tersebut akan menjadi 50ribu karyawan. Kesemua ini harus diikuti dengan kegigihan, ketekunan dan modal. Di akhir seminar, Sandi menitipkan pesan agar mahasiswa dapat terus memiliki inovasi di berbagai bidang. Seorang wirausaha yg baik itu yg dapat menyelesaikan permasalahan sosial di lingkungan nya, yang membangun solusi atas permasalahan tersebut. (Pristia/Ita)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *