IMG_7502-1

Dies Natalis Pertama: Universitas Pertamina Gelar Orasi Ilmiah

JAKARTA, 1 Februari 2017 – Genap satu tahun sejak tahun lalu diluncurkan, Universitas Pertamina menggelar orasi ilmiah yang dihadiri oleh 750 orang undangan yang terdiri dari pimpinan perusahaan, universitas, instansi, pemerintah daerah, dosen, dan mahasiswa. Acara bertempat di Aula Mawar Gedung Persatuan Wanita Patra, Simprug, Jakarta Selatan.

Orasi ilmiah ini menghadirkan mantan Menteri Pendidikan Republik Indonesia tahun 2009-2014 Mohammad Nuh dengan tema Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia ditengah Persaingan Global. Turut hadir juga dalam acara ini Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dan Direktur Gas Yenni Andayani.

“Kami sangat mendukung pengembangan dan kemajuan Universitas Pertamina. Universitas Pertamina merupakan wujud dari aspirasi Pertamina dalam bidang akademik dan riset,” ujar Dwi di sela-sela acara.

Pada kesempatan yang sama Universitas Pertamina juga memberikan penghargaan bagi mahasiswa terbaik dari 15 Prodi dan dosen terbaik, yaitu Rizqi Ananda Basid (Program Studi Manajemen), Hanny Mega (Program Studi Teknik Elektro), Husni Mubarak (Program Studi Teknik Geofisika), dan Bastian Andoni (Program Studi Teknik Perminyakan).

Universitas Pertamina juga menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah universitas, asosiasi, dan perusahaan, antara lain Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Internasional Semen Indonesia, dan Universitas Gajah Mada, Pertamina EP Cepu, Halliburton, Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Indonesia Geothermal Association (INAGA), dan Pemerintah Kabupaten Bantul.

Sebagai perguruan tinggi milik BUMN energi terbesar di tanah air, Universitas Pertamina memposisikan dirinya sebagai universitas yang dekat dengan industri terutama dalam kegiatan risetnya. “Universitas Pertamina merupakan universitas swasta dengan ‘engineering’ terbaik yang hubungannya sangat baik antara universitas dengan industry. Itu yang membedakan Universitas Pertamina dengan universitas yang lainnya,” tutur Rektor Universitas Pertamina Akhmaloka.

Sejak penerimaan perdana mahasiswa baru pada Agustus 2016 lalu, total jumlah mahasiswa Universitas Pertamina hingga hari ini mencapai 1235 orang. Dari 6 fakultas yang ada, Fakultas Teknologi Eksplorasi menjadi fakultas favorit dengan jumlah mahasiswa terbanyak mencapai kurang lebih 122 di Program Studi Teknik Perminyakan.

Sejumlah pencapaian pun telah diraih di tahun pertama, antara lain; menyediakan infrastruktur untuk mendukung kegiatan belajar mengajar; melaksanakan sejumlah kerja sama yang terkait pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan universitas dan industri yang ada di dalam negeri maupun luar negeri diantaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Pertahanan, dan Rotterdam School of Management, Belanda. Universitas Pertamina juga telah melakukan perjanjian kerjasama untuk pertukaran mahasiswa dan double degree dengan IESG School of Management, Universiti Catholique de Lille, Perancis , dan kerjasama penelitian dengan University of Groningen.

Selaras dengan visi Pertamina, Universitas Pertamina memiliki visi menjadi universitas kelas dunia di bidang energy, dengan misi antara lain; menyelenggarakan pendidikan tinggi yang bermutu; berwawasan global dan inklusif di bidang bisnis dan teknologi energi; berperan aktif dalam menjawab tantangan nasional dan global di bidang bisnis dan teknologi energi; berkontribusi pada peradaban dunia melalui pengembangan keilmuan di bidang bisnis dan teknologi energi; serta berpartisipasi membangun karakter unggul bangsa melalui budaya akademik yang berbudi luhur, inovatif, dan profesional.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *