Sambutan Rektor Pada Wisuda Ke-1 Universitas Pertamina Tahun Akademik 2019/2020 Periode Maret 2020

Yang kami hormati,

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Dan Gas Bumi (SKK MIGAS), Bapak Dr. Ir. Dwi Soetjipto, M.M.;

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Ibu Ir. Nicke Widyawati, M.H. beserta para Direksi PT Pertamina (Persero);

Pimpinan dan anggota Dewan Penasehat Universitas Pertamina;

Pimpinan Pertamina Foundation;

Para tamu kehormatan Universitas Pertamina:

  • Bapak/ Ibu Para Rektor mitra Universitas Pertamina, atau yang mewakili;
  • Para Pimpinan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta Pimpinan Lembaga dan Institusi mitra Universitas Pertamina,
  • Rekan-rekan wartawan, baik media cetak maupun elektronik;

Para Pengelola Universitas Pertamina;

Rekan-rekan dosen dan tenaga kependidikan;

Para Orang Tua, Orang Tua Asuh, Donatur, dan Pemberi Beasiswa;

Para Wisudawan Sarjana yang berbahagia;

Serta hadirin sekalian yang saya muliakan.

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Selamat Pagi, Salam Sejahtera untuk kita semua,

Sebagai pendahuluan dari sambutan ini, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena hanya atas rahmat dan ridha-Nya sehingga pada pagi hari ini, di tengah segala keterbatasan karena pandemi Covid-19, kita masih diberikan kesempatan untuk dapat berkumpul secara daring dalam rangka melaksanakan satu kegiatan yang sangat penting bagi keluarga besar Universitas Pertamina, yaitu Wisuda Ke-1 Universitas Pertamina Tahun Akademik 2019/2020 Periode Maret 2020 dalam keadaan sehat, berbahagia, dan penuh optimisme menyambut masa depan yang gemilang.

Sebuah kehormatan bagi saya dapat memberikan sambutan hangat kepada para hadirin, khususnya kepada para orang tua yang akan turut menyaksikan prosesi wisuda ananda tercinta. Semestinya kita bertatap muka empat bulan yang lalu, di akhir bulan Maret 2020. Segala persiapan untuk momen spesial, seremoni wisuda ke-1 ini telah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Namun, prosesi wisuda di bulan Maret 2020 harus kita urungkan demi kebaikan bersama karena WHO menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global. Sejumlah imbauan pun dikeluarkan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona ini meluas. Oleh sebab itu, kami dengan berat hati mengambil keputusan penundaan wisuda di Bulan Maret 2020. Hal itu semata-mata kami lakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pandemi Covid-19 mengubah banyak hal dari kehidupan kita. Dalam beberapa bulan ini kita dipaksa untuk menerima sebuah kondisi normal ‘baru’ yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya. Kegiatan komunikasi yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka, digantikan komunikasi yang dimediasi oleh teknologi. Proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan di ruang-ruang kelas, saat ini dilakukan melalui ruang-ruang virtual. Wisuda yang semestinya dilakukan secara daring, hari ini kita laksanakan secara daring. Meskipun pada prosesi wisuda hari ini kita tidak bertatap muka secara langsung, semoga tidak mengurangi niat tulus kita untuk memberikan penghargaan dan ungkapan kegembiraan atas pencapaian keilmuan para wisudawan.

Para wisudawan telah berhasil melalui satu tahapan pendidikan dan telah siap menyandang gelar sarjana sesuai dengan bidang keilmuannya masing-masing.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya, atas nama seluruh sivitas akademika Universitas Pertamina, mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di Universitas Pertamina.

Kepada orangtua, orangtua asuh, donatur, penyedia beasiswa, dan keluarga wisudawan, saya turut bersyukur, berbahagia dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena atas dukungan bapak dan ibu, para mahasiswa dapat fokus menjalani studi, sehingga pada pagi yang cerah ini mereka dapat diwisuda dan siap melanjutkan petualangan kehidupan untuk meraih masa depan yang dicita-citakan.

Serta tak lupa, yang tidak kalah pentingnya, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Universitas Pertamina yang merupakan ujung tombak pendidikan dan pengajaran yang telah mencurahkan tenaga dan upaya dalam melaksanakan tugas mulia, mendidik dan mengajar para mahasiswa secara profesional sehingga menghasilkan lulusan yang baik dan berkualitas.

 

Hadirin dan para wisudawan yang saya hormati,

Para wisudawan hari ini akan dicatat sebagai wisudawan angkatan pertama, sekaligus mahasiswa angkatan pertama Universitas Pertamina. Adik-Adik adalah mahasiswa generasi awal yang menempuh pendidikan tinggi di universitas tercinta ini. Saya teringat empat tahun yang lalu, tahun 2016, saat saya menyambut 1.234 mahasiswa baru yang berasal dari berbagai penjuru tanah air di Gedung Pertamina Pusat. Saat itu, saya menyampaikan kondisi SDM Indonesia dalam konteks regional dan global. Bahwa Indonesia akan menyongsong bonus demografi dan Adik-Adik yang akan berperan besar di era tersebut. Adik-Adik akan mengkreasi pos-pos pekerjaan baru dan mengisi pos-pos pekerjaan yang strategis yang akan menentukan kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia.

Hingga saat ini, SDM unggul masih menjadi tuntutan utama dalam rangka menyongsong era emas Indonesia. Presiden Republik Indonesia, dalam berbagai forum mengutarakan bahwa membangun SDM unggul merupakan prioritas utama pemerintah Republik Indonesia. Oleh sebab itu, dalam suasana yang dipenuhi oleh rasa bahagia dan syukur ini, sebagai pengingat dan pemicu semangat Adik-Adik dalam menggapai mimpi di masa depan, perkenankan saya menyampaikan sambutan ini dengan tema “Tanggung Jawab Sosial Sarjana di Tengah Tuntutan Pembangunan SDM Unggul Indonesia”.

 

Para Wisudawan, Orangtua, Wali serta Hadirin yang berbahagia,

Pembangunan Sumber Daya Manusia adalah kunci kemajuan Indonesia di masa depan. SDM unggul memiliki korelasi erat dengan peningkatan produktivitas kerja dalam memenangkan persaingan dalam dunia bisnis, ekonomi, politik dan budaya.

Pertanyaan mendasar yang muncul adalah jika ada tuntutan membangun SDM unggul Indonesia, maka itu mencerminkan bahwa kondisi SDM Indonesia saat ini boleh dikatakan – dalam tanda petik –  “belum unggul”. Oleh sebab itu, pemerintah menempatkan hal tersebut sebagai prioritas utama, bahkan menjadi tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia, “SDM Unggul, Indonesia Maju.”

Tahun 2019 lalu, di bulan Oktober, World Economic Forum mempublikasi The Global Competitiveness Report. Dalam laporan tersebut, peringkat daya saing global Indonesia turun dari posisi 45 di tahun 2018 menjadi rangking 50 di tahun 2019. Dan yang cukup mengejutkan adalah, negara tetangga terdekat kita, Singapura menduduki posisi 1 menyalip Amerika Serikat. Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Republik Indonesia secara spesifik menyebutkan sebagaimana dikutip dari kompas.com bahwa turunnya peringkat daya saing RI karena kualitas SDM Indonesia yang masih rendah. Mayoritas SDM Indonesia saat ini hanya lulusan SD dan SMP. Laporan keadaan angkatan kerja di Indonesia tahun 2019 yang dipublikasi oleh BPS RI mencatat dari total 136.183.032 tenaga kerja di Indonesia berdasarkan pendidikan yang lulus tingkat SD masih mendominasi pangsa tenaga kerja dengan jumlah 32.692.218 atau sekitar 24% sedangkan lulusan SMP berjumlah 17,8% dan yang sangat mencengangkan, ada sekitar 15,5% tenaga kerja Indonesia yang tidak atau belum lulus SD. Data tersebut menggambarkan bahwa komposisi tenaga kerja di Indonesia dengan pendidikan SMP ke bawah berjumlah 57,3% pangsa kerja di Indonesia.

Lalu berapa jumlah tenaga kerja lulusan perguruan tinggi?. Persentasenya cukup mengkhawatirkan, hanya terdapat 2,9% lulusan vokasi dan 9,9% lulusan universitas. Suatu negara dinyatakan sebagai negara maju oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) bila tingkat tenaga kerjanya setidaknya 40,3% berpendidikan tinggi, 39,3% berpendidikan menengah, dan 20,4% berpendidikan dasar.

 

Para Wisudawan, Orangtua, Wali serta Hadirin yang berbahagia,

Bangsa Indonesia menggantungkan harapan yang sangat besar kepada Adik-Adik untuk mengisi pos-pos angkatan kerja sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Indonesia sedang menyongsong bonus demografi. Beberapa lembaga survei yang kredibel memprediksi Indonesia akan sejajar dengan Cina dan Amerika Serikat sebagai negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045. Namun, bonus demografi tak akan datang dengan sendirinya. Diperlukan kebijakan dan strategi yang tepat, agar kita dapat menikmati bonus demografi tersebut, bukan justru terjerembab dalam malapetaka demografi (demographic disaster).

Tenaga kerja produktif yang digadang-gadang akan menjadi bonus demografi, semestinya proporsi terbanyaknya diisi oleh lulusan perguruan tinggi yang memiliki kualifikasi untuk bekerja dan berkontribusi optimal di tengah masyarakat. Pada tahun 2030, kalangan pekerja berpendidikan dan terampil diprediksi akan menjadi jumlah mayoritas penduduk Indonesia. Peran perguruan tinggi sebagai pusat akademik, penelitian dan inovasi teknologi baru juga akan semakin signifikan. Untuk itu, kita perlu mengapresiasi arah kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang melakukan perombakan besar untuk mempersiapkan SDM unggul Indonesia dengan mendirikan dua Direktorat Jenderal (Ditjen) yang fokus di pendidikan tinggi, yaitu Ditjen Pendidikan Tinggi dan Ditjen Pendidikan Vokasi.

Dengan arah kebijakan yang tepat, seiring berjalannya waktu, komposisi tenaga kerja Indonesia akan semakin baik. Jika saat ini tenaga kerja masih didominasi lulusan SD dan SMP, sepuluh tahun ke depan, insya Allah akan didominasi oleh tenaga kerja berpendidikan dan terampil, yaitu para lulusan vokasi dan perguruan tinggi.

 

Para Wisudawan, Orangtua, Wali serta Hadirin yang berbahagia,

Dalam membangun SDM unggul, perguruan tinggi tampil di garda terdepan. Perguruan tinggi adalah institusi yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni dalam mencetak Sumber Daya Manusia yang kompetitif, inovatif, dan berkarakter yang mampu bersaing di tingkat global.

Adik-Adik saat ini telah menjadi bagian dari kalangan sarjana di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS). Pengertian sarjana menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, selain merupakan gelar strata satu yang dicapai oleh seseorang yang telah menamatkan pendidikan tingkat terakhir di perguruan tinggi, juga diartikan sebagai orang pandai (ahli ilmu pengetahuan).

Penyelenggaraan Wisuda pada pagi yang berbahagia ini merupakan sebuah seremonial yang menandai perubahan status Adik-Adik. Hari ini, kecuali yang akan melanjutkan ke strata S-2, adik-adik tidak lagi menyandang status mahasiswa. Seiring dengan perubahan status ini, berubah pula tanggung jawab yang Adik-Adik pikul. Ketika menjadi mahasiswa, Adik-Adik memikul tanggung jawab akademik yang dominan. Mulai hari ini, tanggung jawab sosial yang dipikul akan semakin berat.

Dengan predikat sarjana yang melekat pada diri Adik-Adik, tentu ada tanggung jawab sosial yang dipikul. Secara sederhana, suatu tanggung jawab sosial merupakan sebuah komitmen untuk merespons permasalahan sosial, atas dasar kepedulian sosial. Tentu saja, setiap mahluk sosial memiliki tanggung jawab sosial. Tetapi seorang sarjana memiliki tanggung jawab sosial yang lebih besar dikarenakan pengetahuan yang dimilikinya. Kalau ipteks yang Adik-Adik kuasai tidak Adik-Adik manifestasikan ke dalam tindakan sosial, maka nilai dari ipteks tersebut menjadi luntur. Ipteks adalah kekuatan intelektual manusia, kekuatan luhur yang diraih oleh manusia. Kekuatan ini akan menjadi bernilai tinggi bila digunakan untuk kepentingan kemanusiaan dan kemaslahatan masyarakat.

 

Para Wisudawan, Orangtua, Wali serta Hadirin yang berbahagia,

Selama di kampus, Adik-Adik mengikuti proses belajar di program studi yang berbeda, dan menekuni bidang-bidang ipteks yang berbeda. Wisudawan hari ini, ada 33 sarjana dari Program Studi Ilmu Komunikasi, 38 sarjana dari Program Studi Ekonomi, 54 sarjana dari Program Studi Manajemen, 67 sarjana dari Program Studi Hubungan Internasional, dan 1 sarjana dari Program Studi Ilmu Komputer. Di balik perbedaan pilihan program studi, para mahasiswa dan akademisi diikat oleh prinsip pemersatu, yakni prinsip menjunjung tinggi kebenaran. Adanya keragaman bidang-bidang ipteks tidaklah dimaksudkan untuk mengkotak-kotakan kepentingan, apalagi untuk untuk menstratifikasikan kekuasaan. Taksonomi berdasarkan jenis dan bidang ipteks, semata dilakukan untuk konservasi dan pengajaran ipteks.

Tentu saja, seseorang mahasiswa tidak mungkin mempelajari segala hal dalam satu kurun waktu tertentu. Agar hasil belajar dapat maksimal, terfokus, dan intensif maka dibuatlah batasan, ruang lingkup pembelajaran dan taksonomi ipteks. Namun, jangan pernah menjadikan taksonomi ipteks atau pengklasifikasian program studi sebagai belenggu intelektual yang justru akan menghambat kemajuan ipteks itu sendiri. Penelitian, pengembangan dan pemanfaatan ipteks membutuhkan interaksi lintas-disiplin. Interaksi antar bidang  keilmuan dan dialog antar akademisi merupakan faktor penting bagi kemajuan ipteks.

Di lingkungan Universitas Pertamina, Adik-Adik telah diperkenalkan dan dibiasakan dengan keragaman. Salah satu hal yang menjadi prioritas kami adalah memberikan pengalaman interaksi antar budaya kepada para mahasiswa. Pengalaman interaksi antar budaya di lingkup nasional, adalah adanya interaksi antar mahasiswa dari berbagai etnis yang ada di Indonesia. Jika dilihat secara demografi, komposisi mahasiswa Universitas Pertamina berasal dari hampir seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Sedangkan pengalaman interaksi antarbudaya di lingkup internasional diberikan melalui program inbound yaitu perekrutan mahasiswa dari luar negeri di antaranya dari Malaysia, Jepang, Tajikistan, Kazakhstan, Prancis, dan India. Selain itu ada pula program outbound yaitu memberikan berbagai tawaran pertukaran pelajar ke luar negeri kepada para mahasiwa untuk merasakan expose budaya yang berbeda. Harapannya, dengan semakin banyak interaksi dengan budaya lain, semakin kaya pula pemahaman mahasiswa kita tentang keanekaragaman budaya.

Ketika Adik-Adik masuk ke masyarakat dan dunia kerja, Adik-Adik akan menjumpai mitra-mitra atau kolega-kolega dengan latar belakang budaya dan bidang-bidang ipteks yang berbeda-beda. Pada momen inilah, Adik-Adik akan lebih memahami bahwa keterbukaan atas perbedaan budaya dan bidang ipteks menjadi sikap yang penting. Dengan bersikap terbuka, Adik-Adik dapat mempelajari permasalahan melalui beragam perspektif. Hal ini pada gilirannya akan memperkaya penguasaan ipteks Adik-Adik.

Adik-Adik telah dipersiapkan untuk menjadi sarjana plus yang memiliki fikiran cerdas, fleksibel, kooperatif, dan mampu bekerja secara profesional sehingga memiliki kecakapan untuk mengisi pos-pos industri ataupun menciptakan lapangan kerja sendiri. Melalui mata kuliah Critical Thinking dan Creative Problem Solving, Adik-Adik dipersiapkan untuk melihat permasalahan secara kritis dari berbagai perspektif sehingga dapat menghasilkan solusi yang kreatif. Selain harus baik di aspek akedemik dan mumpuni di aspek non akademik, Adik-Adik juga telah melakukan magang di industri yang tentunya akan menambah pengetahuan dan mengasah keterampilan yang akan dibutuhkan dalam dunia kerja.

 

Para wisudawan yang saya banggakan serta hadirin yang saya muliakan,

Setelah lulus, banyak tantangan yang akan Adik-Adik hadapi. Tantangan itu tidak akan bisa diselesaikan jika hanya mengandalkan kemampuan akademik. Kemampuan akademik perlu ditunjang dengan ketrampilan (skill) yang dibutuhkan dalam bekerja. Laporan berjudul “The Future of Jobs” yang dipublikasi oleh World Economic Forum dengan melakukan survey ke 350 eksekutif di 9 industri di 15 negara ekonomi terbesar di dunia merumuskan The 10 Skills you Need to Thrive in the Fourth Industrial Revolution[1], 10 keterampilan yang dibutuhkan agar berhasil di era revolusi industri ke-4. Sepuluh ketrampilan tersebut adalah pemecahan masalah yang rumit (complex problem solving), berpikir kritis (critical thinking), kreativitas, manajemen manusia, koordinasi dengan orang lain, kecerdasan emosional, pengambilan keputusan, orientasi layanan, negosiasi, dan cognitive flexibility.

Perubahan dan munculnya kebutuhan terhadap ketrampilan baru di masa depan sangat dipengaruhi oleh perubahan teknologi. Kreativitas yang pada tahun 2015 berada pada posisi 10, melesat ke posisi tiga teratas dalam deretan ketrampilan kerja yang paling dibutuhkan pada tahun 2020, bersama dengan complex problem solving dan critical thinking.

 

Para Wisudawan, Orangtua, Wali serta Hadirin yang berbahagia,

Perkenankanlah pada kesempatan wisuda pertama Universitas Pertamina ini, saya menyampaikan apresiasi kepada para sivitas akademika Universitas Pertamina yang telah meraih penghargaan pada periode 2016 sampai 2020, yaitu seperti yang tercantum berikut ini:

 

Mahasiswa:

  1. Tim beranggotakan Dzikri Abdul Aziz, Muthiah Izzaty, dan Nadira Alysha Lazuardani (Prodi Ekonomi) meraih Juara II International Conference and Congress of The Indonesian Society of Agricultural Economics (ICC-ISAE), tahun 2017
  2. Heri Kurniawan (Prodi Hubungan Internasional) meraih nominasi publik relations terbaik pada Citizen Journalist Academy SCTV dan PT Pertamina (Persero), tahun 2017
  3. Fina Virgisra (Prodi Ekonomi), Heri Kurniawan (Prodi Hubungan Internasional), dan Nugroho Adi Murtopo (Prodi Hubungan Internasional) meraih juara I Lomba Debat Tingkat Nasional Industrial Creative Festival (ICFEST), tahun 2017
  4. Andi Muhammad Syafii (Prodi Teknik Kimia), Muhammad Ridzky (Prodi Geologi), dan Safira Roeslianty Leony Putri (Prodi Teknik Kimia) meraih Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Universitas Negeri Makassar, tahun  2017
  5. Trio Adi Kuncoro (Teknik Geofisika) meraih juara I pada Kejuaraan Antar Anggota Ke-4 Merpati Putih Cabang Pencak Silat, Universitas Indonesia, tahun 2017
  6. Dzikri Abdul Aziz (Prodi Ekonomi) meraih Juara Favorit pada Winner of Photo Competition PYC International Energy Conference, Purnomo Yusgianto Center, tahun 2017
  7. Heri Kurniawan (Prodi Hubungan Internasional) meraih Juara I Pemilihan Duta GenRe DKI Jakarta, tahun 2018
  8. Tim beranggotakan Andi Muhammad Syafii (Prodi Teknik Kimia), Ekky Fadholi (Prodi Teknik Kimia), dan Kirana Rindu Chrismonita (Prodi Hubungan Internasional) meraih Juara III International Biotechology Competition & Exhibition, Univ. Teknologi Malaysia, tahun 2018
  9. Andi Muhammad Syafii (Prodi Teknik Kimia), meraih Juara I dan The Best Paper pada Essay Competition Pekan Ilmiah Fisika Universitas Negeri Jakarta, tahun 2018
  10. Heri Kurniawan (Prodi Hubungan Internasional) meraih His Outstanding Performance and Leadership at Future Leader Summit, tahun 2018
  11. Dzikri Abdul Aziz (Prodi Ekonomi) meraih Juara I pada Economic Creative and Idea Summit 2018 Judul “Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Sebagai Energi Alternatif untuk Meningkatkan Perekonomian Indonesia”, tahun 2018
  12. Dzikri Abdul Azis (Prodi Ekonomi) merain Juara I pada GENBI Jakarta Essay Competition “Pemuda Berjaya, Membangun Jakarta Lewat Karya”, tahun 2018
  13. Rehan Baihaqi, Shri Indra Janapriyandana, dan Trio Adi Kuncoro (Prodi Teknik Geofisika) meraih Juara I Kategori Poster Competition pada Geophysics With Explore and Seminar (GWES), Institut Teknologi Bandung , tahun 2018
  14. Andi Muhammad Syafii (Prodi Teknik Kimia), Muhammad Ridzky (Prodi Teknik Geologi), dan Quina Fathonah (Prodi Teknik Kimia) meraih Juara I pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Festival Mesin UNIKA Atmajaya, tahun 2018
  15. Rahmadha Akbar Syah (Prodi Hubungan Internasional) meraih penulis terbaik pada Policy Brief Yogyakarta Strategic Forum, tahun 2018
  16. Amrullah Fadli, Anisa Rahmayuwati, Ibrahim Hugo, dan M. Naufal Musri (Prodi Hubungan Internasional) meraih Juara I pada Debat FISIP Universitas AI Azhar Indonesia, tahun 2018
  17. Desi Rahmawati (Prodi Ekonomi) meraih Juara I pada Kompetisi Foto Essay dengan Judul “Youth In Millineals Era”  pada Annual Meeting IMF-WB, Bali, Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, tahun 2018
  18. Heri Kurniawan (Prodi Hubungan Internasional) meraih Juara I pada Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Jakarta Selatan, tahun 2018
  19. Dimas Wahyu Sasongko (Prodi Teknik Mesin), Robby Panji Kusuma (Prodi Hubungan internasional), dan Vini Nandi Rahma (Prodi Teknik Perminyakan) meraih Juara I pada Prasmul Olympic Cabang Taekwondo, tahun 2018
  20. Heri Kurniawan (Prodi Hubungan Internasional) meraih Juara I Pemilihan Putera Pariwisata Nusantara (DKI Jakarta), tahun 2019
  21. Tim beranggotakan Fuad Najib Waluya, M. Welano Kharisma, Meliza Arfani, dan Muhammad Adib Logika (Prodi Teknik Logistik) meraih Juara I cabang poster Southeast Asia Startup Summit, di Singapura, tahun 2019
  22. Tim beranggotakan Adhytia Ihza Mahendra, Alzahid Muhasabah, dan Satria Dewo (Prodi Ilmu Komputer) meraih Gold Award dan Best Design Award pada World Innovation Technology Expo (WINTEX), tahun 2019
  23. Tim beranggotakan Andi Muhammad Syafii, Cindy Iriani Dungga, dan Shafira Roeslianty Leony Putri (Prodi Teknik Kimia) meraih Juara I Kategori Biofuel dan Best of The Best Category pada 5th Internasional Biotechnology Competition and Exhibition Universitas Teknologi Malaysia, tahun 2019
  24. Erwin Fernanda (Prodi Teknik Geofisika) meraih Gold Medal pada International Youth Math Challenge, tahun 2019
  25. Rizki Bagaskara Nasution (Prodi Teknik Kimia) meraih medali emas pada Kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open “Piala Bergilir DR.(HC) H. Eddie M. Nalapraya”, tahun 2019
  26. Bayu Poetra Ramadhan (Prodi Perminyakan) dan Havid Efagil Prakoso (Prodi Manajemen) meraih medali emas pada Kompetisi Paku Bumi Open VI Asia dan Eropa, tahun 2019
  27. Havid Efagil Prakoso (Prodi Manajemen) dan Rizki Bagaskara (Prodi Teknik Kimia) meraih medali emas pada Kompetisi Paku Bumi Open VII Asia dan Eropa, tahun 2019
  28. Mendy Syahnaz Firdaus (Prodi Teknik Kimia) meraih Medali Emas Kategori Character Spotlight Delta dan Medali Emas Kategori Technical Delta pada The 31st Annual Skate Japan, tahun 2019
  29. Teuku Luthfi Maulana Nazlin (Prodi Teknik Geologi) meraih Student Best Poster Presentation pada The 2nd International Congress on Earth Science in SE Asia (ICES 2019) Universiti Brunei Darussalam, National Institute of Geological Science at the University of Philippines, tahun 2019
  30. Arina Meitri Kurnia Larasati dan Muhammad Fajril Atthoriq (Prodi Teknik Logistik) meraih The Best Poster Design pada Southeast Asia Startup Summit, tahun 2019
  31. Glorious Edwin Natanael (Prodi Manajemen) meraih The Most Attractive Participant pada Southeast Asia Startup Summit, tahun 2019
  32. Tim beranggotakan Annisa Muhasri, Febiana Anggraeni, Muhammad Fauzi, Suhendi (Prodi Manajemen) meraih The Most Insteresting Poster pada Southeast Asia Startup Summit, tahun 2019.
  33. Judan Zakia, Putri Nadya Balqis Pulungan, dan Zafirah Hanifah (Prodi Manajemen) meraih The Most Outstanding Idea pada Southeast Asia Startup Summit, tahun 2019
  34. Andi Muhammad Syafii (Prodi Teknik Kimia) meraih Juara I dan the best presenter pada Lomba Essay Nasional Pekan Ilmiah Fisika Universitas Negeri Jakarta, tahun 2019
  35. Erwin Fernanda (Teknik Geofisika) meraih Best Speaker Paper Competition pada Geoscience Trip and Paper Competition, Universitas Padjajaran, tahun 2019
  36. Fathan Reza Rusdi (Prodi Teknik Kimia) meraih Juara I pada Break Free From Plastic: a Solution for Ocean Sustainability in Indonesia – Cabang Lomba Essay, Universitas Muhammadiyah Jakarta, tahun 2019
  37. Aditya Dewata Putra, Muhammad Qubaisy Andiyantama, dan Vicky Sultan Ahmad (Prodi Ilmu Komputer) meraih juara I pada Electronics and Informatics Competition (Elination) Universitas Negeri Yogyakarta, tahun 2019
  38. Handy Agung Tresnadi (Prodi Teknik Elektro) meraih Juara I pada Icositer National Poster Competition, Institut Teknologi Sumatera Utara, tahun 2019
  39. Ekky Fadholi (Prodi Teknik Kimia) meraih Juara I pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Universitas Andalas, tahun 2019
  40. Ekky Fadholi, Fikry Iqbal F.R, dan Naufal Fasa (Prodi Teknik Kimia) merah Juara I pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Pesta Ilmiah Sriwijaya, Universitas Sriwijaya, tahun 2019
  41. Ekky Fadholi (Prodi Teknik Kimia) dan Syifa Fadillah (Prodi Kimia) meraih Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Pekan Raya Saintek Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, tahun 2019
  42. Fathan Reza Rusdi, Ikhwanudin Husen, Muhammad Alplex Fistonda Katon, dan Muhammad Ilham Akbar (Prodi Teknik Kimia) meraih Juara I pada Lomba Poster Temuan Ilmiah Tahunan (PIT) III Universitas Muhammadiyah Jakarta, tahun 2019
  43. Adelia Eka Pujilestari, Gracezylla Lannagu, Hanif Ahmad Maksum, Imam Ghozali, dan Pradipta Ihces Danu Rahmanta (Prodi Ekonomi) meraih Juara I Lomba Vlog Museum Olahraga Nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, tahun 2019
  44. Iqra Nurhuda S. Prayogo (Prodi Manajemen), M. Amien Marzuq Hilman (Prodi Teknik Elektro), dan Rahmadani Haris (Prodi Komunikasi) meraih Juara I pada WOW Case PT Pertamina x Markplus.inc, tahun 2019
  45. Saviska, Tunggul Mirza Pratama, dan Yan Satrio (Prodi Teknik Geologi) meraih Juara 1 Kategori Paper Competition pada Geology Total Action (GTA) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, tahun 2019
  46. Megandi (Ilmu Komputer) meraih Medali Emas pada Forum Presentasi Continous Improvement Program (CIP) PT. Pertamina (Persero), tahun 2019
  47. Fikri M. (Prodi Teknik Geologi), Lutfi Nur H. (Prodi Teknik Geofisika), Tiaraningtias B.P (Prodi Teknik Geofisika), dan Willi Sihombing (Teknik Geofisika) meraih presenter terfavorit pada Geohazard Smart Competition PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), tahun 2019
  48. Binti Lukluil Jauharotul Khasanah (Teknik Kimia) meraih Juara I pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Pekan Raya Saintek UIN Sunan Gunung Djati Bandung, tahun 2019
  49. Muhammad Surya Alam Aprilima (Prodi Hubungan Internasional) dan Najla Fakhriyah Nabila (Prodi Teknik Logistik) meraih Karya Terbaik pada Anugerah Video Pendek Kampanye Konservasi Elang Bandol, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III bersama Jakarta Animal Aid Network (JAAN), tahun 2019
  50. Bagus Bachtiar (Prodi Teknik Kimia) meraih Peringkat II Tingkat Kopertis pada Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Dikti, tahun 2019
  51. Dodi Irawan (Prodi Teknik Mesin) meraih Bronze Award pada International Science Technology and Engineering Competition, tahun 2020
  52. Azis Nugraha (Hubungan Internasional) meraih Jajaka Favorit pada Pemilihan Mojang Jajaka Kabupaten Garut, Dinas Pariwisata kab. Garut, tahun 2016
  53. Heri Kurniawan (Prodi Hubungan Internasional) meraih Juara I pada Pemilihan Abang None Buku Jakarta Timur, Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Timur, tahun 2019
  54. Dianissa Scheherazade (Prodi Hubungan Internasional) menjadi pemenang Putri Indonesia Digital dan Social Media pada kontes Puteri Indonesia, tahun 2020.

 

 

Dosen:

  1. Fitria Andayani, Prodi Komunikasi, meraih “The Best Presenter on The 3rd World Conference on Media and Mass Communication 2017 (MEDCOM 2017)” di Malaysia Tahun 2017
  2. Melisa Indriana Putri, M.I.Kom. (Komunikasi) menjadi Mitra Bestari pada Jurnal Sosioteknologi Institut Teknologi Bandung Terbitan Volume 16 Tahun 2017
  3. Sylvia Ayu Pradnawati (Teknik Mesin) meraih National L’oreal For Women in Science Award, tahun 2018.
  4. Eng. Mega Mutiara Sari, ST., M.Si (Teknik Lingkungan) menjadi editor International Journal Geosfera Indonesia, tahun 2018
  5. Ade Irawan, Ph.D. (Ilmu Komputer) mendapatkan Best Paper Award dari 2nd Symposium of Future Telecommunication and Technologies (SOFTT), tahun 2018
  6. Ade Irawan, Ph.D. (Ilmu Komputer) menjadi invited speaker pada pertemuan ilmiah tingkat internasional 2nd Symposium of Future Telecommunication and Technologies (SOFTT), tahun 2018
  7. Yan Bachtiar Muslih (Teknik Geologi) menjadi Juara 3 Falling Walls Lab Jakarta (tingkat Nasional), DAAD Jakarta – Falling Walls Foundation, Tahun 2018,
  8. Yan Bachtiar Muslih (Teknik Geologi) menjadi Speaker Khusus Geologi Regional dalam Kegiatan Fieldtrip Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) tahun 2018 dengan Tema “Semarang Geoheritage
  9. Nona Merry Merpati Mitan, PhD. (Kimia) meraih The Science & Technology Research Grant 2019 from Indonesia Toray Science Foundation, tahun 2019
  10. Misbahudin, S.T., M.T. (Teknik Geologi) menjadi Reviewer Jurnal Sumber Dayar Air dan Teknik Hidraulik, tahun 2019
  11. Eng. Mega Mutiara Sari, ST., M.Si (Teknik Lingkungan) meraih dana penelitian international dari Japan Society for the Promotion Science (JSPS 2019-2022) sebesar 7.500.000 Yen.
  12. Eng. Mega Mutiara Sari, ST., M.Si (Teknik Lingkungan) bersama Toyohashi Univ of Technology Japan, meraih 5 kuota scholarship dari JASSO (Japan Student Services Organization 2019) bagi mahasiswa EV dan CH dengan total 400.000 Yen.
  13. Eng. Mega Mutiara Sari, ST., M.Si (Teknik Lingkungan) meraih dana riset bersama PT. Pertamina, tahun 2019.
  14. Nona Merry, PhD (Kimia) meraih dana riset bersama PT. Pertamina, tahun 2019.
  15. Teuku Muhammad Roffi, Ph.D. (Teknik Elektro) menjadi Mitra bestari pada jurnal internasional Q1 IEEE Transactions on Semiconductor Manufacturing (2019)
  16. Teuku Muhammad Roffi, Ph.D. (Teknik Elektro) menjadi mitra bestari pada Konferensi Internasional Global Conference on Materials Science and Engineering (CMSE), Sanya, tahun 2019
  17. Ade Irawan, Ph.D. (Ilmu Komputer) mendapatkan IEEE Journal Paper Award dari IEEE Indonesia Section, tahun 2019
  18. Ade Irawan, Ph.D. (Ilmu Komputer) mendapatkan Best Paper Award dari Seminar Nasional Teknologi Informasi (SNTI), tahun 2019
  19. Melisa Indriana Putri, M.I.Kom. (Komunikasi) menjadi Mitra Bestari pada Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Universitas Tidar sejak tahun 2019 hingga sekarang
  20. Melisa Indriana Putri, M.I.Kom. (Komunikasi) menjadi Pemenang Kedua Call for Papers pada Konferensi Nasional “JURNALISME DAN TANTANGAN TERBESARNYA DI ERA DIGITAL” dalam Kategori Model Bisnis Sektor Media di Indonesia, tahun 2019
  21. Yan Bachtiar Muslih (Teknik Geologi) menjadi Speaker Utama dalam Fieldtrip FRACTURE 2.0 Persatuan Himpunan Mahasiswa Geologi Indonesia (PERHIMAGI) Region Jawa Bagian Timur Tahun 2019 dengan Tema “Modern Sedimentation at Wulan Delta, Demak, Central Java”
  22. Anak Agung Ngurah Perwira Redi, PhD (Teknik Logistik) meraih Hibah Penelitian Ristek-Brin Skema World Class Research, tahun 2020
  23. Eka Puspitawati, Ph.D (Ekonomi) menjadi staf ahli (konsultan individu) United Nations khususnya UNCTAD (United Nations Conference on Trade and Development), tahun 2020
  24. Teuku Muhammad Roffi, Ph.D. (Teknik Elektro) menjadi mitra bestari pada Konferensi Internasional CMSE, Kyiv, tahun 2020
  25. Teuku Muhammad Roffi, Ph.D. (Teknik Elektro) menjadi mitra bestari pada Konferensi Internasional IEEE sponsored International Conference on Vocational Education and Electrical Engineering (ICVEE), Surabaya, tahun 2020
  26. Yudi Rahmawan, Prodi Teknik Mesin, meraih hibah penelitian Ristek-Brin Skema World Class Research, tahun 2020
  27. Eng. Muhammad Abdillah, S.T, M.T (Teknik Elektro) menjadi Guest Editor untuk Special Issue pada International Journal Bereputasi (Electronics, Terindeks SCI dan Scopus), tahun 2020

 

Universitas Pertamina:

  1. Program Studi Komunikasi meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, tahun 2019;
  2. Program Studi Ekonomi meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, tahun 2019;
  3. Program Studi Manajemen meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, tahun 2019;
  4. Program Studi Kimia meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, tahun 2019;
  5. Program Studi Teknik Geofisika meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, tahun 2019;
  6. Program Studi Teknik Kimia meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, tahun 2019;
  7. Program Studi Teknik Mesin meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, tahun 2019;
  8. Universitas Pertamina mendapatkan penghargaan dari LLDIKTI Wilayah III sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan inovasi, produk kesehatan, dan obat-obatan selama pandemi covid-19, tahun 2020;
  9. Universitas Pertamina mendapatkan penghargaan dari LLDIKTI Wilayah III sebagai perguruan tinggi yang berperan aktif dalam penanggulangan banjir di JABODETABEK, tahun 2020.

 

Para wisudawan dan hadirin yang saya hormati,

Tentu sambutan ini tak cukup untuk menyebutkan semua prestasi yang diraih sepanjang 2016-2020. Atas segala prestasi yang membanggakan, saya atas nama pimpinan Universitas Pertamina mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama sivitas akademika Universitas Pertamina yang telah menghasilkan berbagai karya dan kiprah yang bermakna dan membanggakan kita semua.

Semoga prestasi ini akan terus meningkat. Meskipun kita sedang berada di tengah pandemi global, jangan jadikan itu sebagai alasan untuk tidak meraih prestasi. Pandemi ini bukan alat justifikasi untuk tidak berprestasi. Justru pandemi ini adalah tantangan bagi kita untuk berprestasi lebih baik. Tidak ada alasan untuk tidak berprestasi.

Kepada Adik-Adik para lulusan Universitas Pertamina, saya ingin mengingatkan bahwa bangsa Indonesia telah menunggu karya-karya inovatif Adik-Adik untuk bangkit menjadi bangsa yang besar. Dalam aktivitas Adik-Adik di masyarakat jangan lupa untuk selalu mengedepankan karakter yang berkemampuan dan berkebiasaan memberikan yang terbaik (giving the best) yang dijiwai oleh akhlak dan budi pekerti yang mulia.

Di samping itu, tunjukkan pada dunia bahwa alumni Universitas Pertamina selain cerdas dan berilmu, juga memiliki 6 Nilai Utama Universitas Pertamina, yaitu spiritualitas (spirituality), integritas (integrity), profesional dan inovatif (professional and innovative), unggul (excellence), berpola pikir global (global mindset), dan memiliki tanggung jawab sosial (socially responsible).

Sebagaimana tagline Universitas Pertamina, “be global leader”, Adik-Adik adalah calon-calon pemimpin nasional, regional maupun global. Adik-Adik juga harus selalu berusaha menegakkan nilai-nilai kebaikan, kebenaran dan keluhuran dalam kondisi apapun, serta mempunyai kepedulian sosial yang membawa kemaslahatan maksimal bagi masyarakat, bangsa dan negara.

 

Hadirin, para wisudawan yang saya hormati,

Pada hari yang berbahagia ini, akan ada Orasi ilmiah yang akan disampaikan oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksanan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK MIGAS), Bapak Dr. Ir. Dwi Soetjipto, MM., bapak …. Adalah pendiri Universitas ini. Kami mengucapkan terima kasih atas pencurahan waktu, tenaga dan pikiran yang telah diberikan untuk menyiapkan orasi ilmiah ini.

Sebagai penutup, perkenankanlah saya mengucapkan terima kasih kepada berbagai institusi pemerintah, perusahaan, lembaga dan warga masyarakat maupun perorangan yang senantiasa mendukung Universitas Pertamina dalam berbagai bentuk bantuan mulai dari dana beasiswa untuk mahasiswa kami sampai kepada berbagai program kerjasama dalam bidang penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat, ataupun dalam berbagai bentuk bantuan lainnya.

Pesan saya untuk para wisudawan, “akhir dari satu tahapan kehidupan adalah awal dari tahapan lain yang lebih besar.” Saya ingin mengingatkan bahwa bangsa Indonesia menunggu karya inovatif dari adik-adik semua. Untuk itu, perkenankan saya atas nama pribadi dan atas nama Rektor Universitas Pertamina dengan penuh kebanggaan mempersembahkan 193 lulusan sarjana Universitas Pertamina kepada bangsa Indonesia dan dunia.

Akhirnya, marilah kita bulatkan tekad dan teguhkan niat untuk secara bersama selalu bahu-membahu dalam memperkokoh Universitas ini sehingga mampu berkontribusi maksimal dalam proses pendidikan dan pencerdasan seluruh anak bangsa, serta dalam proses pembangunan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai ini. Semoga Allah SWT melimpahkan pada kita semua hikmah dan kebijaksaan, serta kekuatan dan kesabaran, dalam upaya mencapai apa yang telah kita citakan. Amin.

 

Wabillahi taufik wal hidayah;

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

 

Prof. Akhmaloka, PhD

Rektor Universitas Pertamina

 

 

[1] Sumber: https://www.weforum.org/agenda/2016/01/the-10-skills-you-need-to-thrive-in-the-fourth-industrial-revolution/ diakses pada 1 Juli 2019 Pukul 08.00 WIB

Contact Appointment